Senin, 28 Oktober 2013

celoteh buwat sumpah pemuda

Pemuda 2013


“Kurang ajar  lu Wa! Berani-beraninya lu rebut cewek gue, emang lu sapa? Hah?”amuk Rio.
“lho, bukan gue yang ngerebut..dia aja yang langsung dateng ke gue”jawab Dewa santai
“alah banyak bacot lu!”balas Rio emosi seraya melayangkan tinjunya kepada Dewa tepat di wajahnya. Dewa yang tidak terima karena hidungnya berdarah, langsung menendang perut Rio. Perkelahianpun terjadi, bukannya  memisahkan, anak-anak di kantin SMA Harapan Bangsa inipun malah menyemangati dan menyoraki mereka berdua. Tanpa mereka sadari keramaian di kantin sampai terdengar ke ruang guru. Tak disangka-sangka pak Brata telah berdiri di tengah-tengah kantin.
“Berhenti..!! Kalian berdua yang sedang berkelahi, berhenti…….!!! Teriak pak Brata menggelegar.
Walaupun pak Brata sudah marah Dewa dan Rio pun tetap asyik berduel. Pak Brata yang berusaha memisahkan mereka berdua malah terkena pukulan di wajahnya.
“Stop…!!! Rio,Dewa! kalau kalian tidak berhenti akan saya keluarkan kalian dari sekolah ini” ancam pak Brata. “sekarang kalian berdua ikut ke ruangan saya!” perintahnya.
Sesampainya di ruangan pak Brata Rio dan Dewa hanya bisa tertunduk pasrah menerima ceramah pak Brata yang tidak aka ada habisnya mengenai peran dan kewajiban pemuda Indonesia.
“Apakah kalian tahu dulu pemuda-pemuda Indonesia yang tersebar di seluruh nusantara  bersatu padu menyelaraskan pemikiran mereka untuk melawan penjajah ,hingga lahirlah sumpah pemuda. Dan pada akhirnya kemerdekaan Indonesia pun  dapat diraih akibat desakan golongan muda juga. Tidak  seperti  pemuda zaman sekarang yang sedikit-sedikit galau, tawuran,nge-drugs, ke diskotik atau bahkan berani tidur dengan anak  orang. Apakah kalian tidak berpikir mau jadi apa bangsa ini nanti? Sekarang, bapak  minta kalian sebagai pemuda  Indonesia menuliskan sumpah kalian dan mengikrarkannya di depan tiang bendera satu jam lagi, mengerti?”tanya pak Brata.
“Mengerti pak..” jawab Rio dan Dewa. Karena waktu sudah hampir habis, Rio dan Dewa pun sepakat untuk menyatukan sumpah mereka dan menulisnya pada selembar kertas di meja pak Brata. Setelah selesai mereka  pun melangkah dengan jumawa ke hadapan tiang bendera.
“Teman-teman sebangsa dan setanah air dengarkanlah ikrar kami 2 cowok terganteng di dunia” ujar Dewa dengan tingkat kepede-an yang sangat tinggi. Lalu Rio dan Dewa pun memulai mengucapkan ikrarnya “ Kami pemuda Indonesia 2013 berjanji akan lebih menjunjung tinggi bangsa Indonesia di berbagai jejaring social, seperti facebook, twitter, friendster dan lain-lain. Kami pemuda Indonesia 2013 berjanji tidak akan galau-galauan lagi. Kami pemuda Indonesia 2013 berjanji akan memusnahkan bahasa alay dan akan menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan EYD.”
Plok….plok… tepuk tangan membahana dari seantero sekolah membuat Rio dan Dewa merasa terharu dan berjanji dalam hati untuk benar-benar menjalankan sumpah yang mereka buat. Biarlah hanya  Tuhan yang tahu kesungguhan tekad mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar